Guide to GKS/KGSP-U
Sesuai dengan
judulnya, tulisan ini akan menjelaskan seputar beasiswa Global Korea
Scholarship (GKS) atau kebanyakan orang kenalnya sebagai beasiswa Korean
Government Scholarship Program (KGSP). Aku akan ngejelasin persyaratan,
scholarship benefits, tahap seleksi, dan beberapa kebingungan umum mengenai
dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk apply GKS program Undergraduate degree
(S1) sesuai dengan pengetahuan dan pengalamanku.
Sekilas tentang GKS, jadi beasiswa GKS (Global Korea Scholarship) atau
lebih akrab disebut beasiswa KGSP (Korean Government Scholarship Program)
adalah beasiswa full-funded yang diberikan langsung oleh NIIED yaitu branch
dari Korean Ministry of Education. Beasiswa ini meliputi biaya kuliah selama 4
tahun, biaya kursus bahasa Korea selama 1 tahun, asuransi kesehatan, tiket
pesawat, pembuatan visa, dan uang saku bulanan. Beasiswa ini diperuntukkan bagi
3 jenjang pendidikan, yaitu: Undergraduate Degree (S1), Associate Degree (D3),
dan Graduate Degree (S2,S3). Untuk program Undergraduate dan Associate Degree,
pendaftaran di buka pada bulan September setiap tahunya. Sedangkan untuk
program Graduate Degree, perndaftaran dibuka pada bulan Februari.
Objectives dari beasiswa ini adalah “The Korean Government Scholarship Program for undergraduate degrees is designed to provide international students with opportunities to study at higher educational institutions in Korea for Bachelor-level degrees, which in turn will contribute to promoting the international exchange in education and to deepening the mutual friendship among countries.”
Jumlah kuota total GKS 2020
ini adalah 125 siswa. Beasiswa ini ditujukan bagi orang-orang yang memiliki
kewarganegaraan di 68 negara yang termasuk ke dalam list dibawah ini.
Tiap
tahun kuota untuk Indonesia ada berapa?. Itu sebenernya tergantung
NIIED. Tahun-tahun sebelumnya kuota Indonesia ada 3 orang. Tapi, untuk GKS 2020
kuota Indonesia adalah 5 orang. Maka ada peluang kuota untuk tahun depan bisa tetap/nambah/ atau ngurang.
Karena aku adalah grantee GKS-U
untuk embassy track, jadi apa yang akan aku jelasin ini adalah guide to apply for embassy track. Ngomong-ngomong soal track. GKS Undergraduate Degree ini
ada 2 track, yaitu Embassy Track dan University Track.
Embassy Track adalah jalur
pendaftaran melalui Kedutaan Besar korea di negara bersangkutan. Jadi, untuk
daftarnya kita submit dokumen kita ke Kedubes Korea yang ada di Jakarta Selatan
dan nantinya berkas kita akan diseleksi oleh mereka. Bagi yang mendaftar
melalui Embassy Track ini, bisa memilih program studi baik natural science, engineering,
social science, ataupun humanities di Universitas yang masuk ke “University and
Department List” (Ada di Guideline beasiswa). Untuk Embassy Track ini, kita
bisa apply ke 3 Universitas dengan jurusan yang terserah kita mau sama atau mau
beda-beda. Dan kelebihan Embassy Track
ini adalah kita bisa apply ke Top Univ di Korea kaya SKY (SNU, Korea
University,Yonsei University), KAIST, Hanyang University, Sungkyungkwan
University, dsb.
Regional University Track adalah
jalur pendaftaran melalui universitas daerah di Korea. Jalur ini khusus untuk
siswa yang akan mengambil program kuliah natural science dan engineering saja.
Jadi, kalo mau ambil major social/humanities ga bisa lewat track ini yaa. Kita
hanya bisa mengajukan ke 1 regional university di Korea dan dokumen-dokumen
persyaratannya langsung di submit ke universitas bersangkutan. Aku kurang tahu
banyak mengenai Regional University Track ini, jadi untuk lebih jelasnya kalian
bisa tengok blog anak-anak regional univ track yaa.
Barusan itu sedikit penjelasan
tentang perbedaan 2 jalur pendaftaran beasiswa GKS ini. Nah, kalian bisa
menimang-nimang kira-kita track yang mana nih yang cocok untuk kalian karena
kalian ga diperbolehkan untuk daftar keduanya. Biar kalian dapet insight lebih
banyak mengenai syarat dan ketentuan 2 track ini, kalian bisa download
guidelinenya di website studyinkorea. Atau download guideline untuk embassy track di sini. Untuk kalian yang mau
apply di bulan September tahun 2020 maka kalian akan ikut di program GKS 2021.
Tapi, untuk persiapan sebelum pembukaan pendaftaran, kalian bisa liat guideline
GKS 2020. Karena tiap tahun persyaratannya relatif sama. Dan inget nih, setiap
tahun pembukaan GKS ini selalu di bulan September awal dan ditutup pada
September akhir. Jadi, persiapin segala
sesuatunya dengan matang sebelum deadline pendaftaran yang lumayan singkat ini.
Nah kan tadi aku udah kasih liat guideline untuk embassy track yang mana persyaratannya kurang lebih sama dengan yang regional univ track. Jadi, aku disini akan bahas yang penting-pentingnya aja karena akan
kepanjangan kalo semua yang ada di guideline aku tulis ulang di sini.
Persayaratan umum
untuk program Undergraduate Degree:
- Pendaftar dan orang tuanya tidak memiliki kewarganegaraan Korea Selatan
- Tidak pernah lulus atau sedang kuliah di universitas di Korea Selatan
- Usia di bawah 25 tahun per tanggal 1 Maret di tahun pembukaan beasiswa
- Sudah lulus atau akan lulus SMA sederajat per per tanggal 1 Maret di tahun pembukaan beasiswa
- Sehat (yang punya penyakit serius ga bisa daftar beasiswa ini)
- Nilai rapor rata-rata selama SMA diatas 80 (ini untuk yang pakai skala 100). Kalau yang pakai skala nilai selain 100, di guideline ada convertion table untuk nilai minimum agar bisa daftar beasiswa ini,
- Untuk yang sudah punya gelar S1 tidak diperbolehkan mendaftar
Scholarship benefits:
- Airplane Ticket, ini hanya untuk keberangkatan pertama ke Korea dan untuk saat pulang setelah menyelesaikan studi di sana. Jadi, kalo mau pulang kampung sebelum selesai program beasiswanya maka itu biaya sendiri.
- Monthly stipend: 900.000 KRW per bulan
- Tuition (biaya kuliah selama 4 tahun)
- Settlement allowance: 200.000 KRW (di kasih hanya waktu pertama kedatang di Korea)
- Scholarship Completion Grants: 100.000 KRW (untuk mereka yang kembali ke negaranya setelah menyelesaikan studi di Korea)
- Korean Language Training (biaya program belajar bahasa Korea selama 1 tahun)
- Medical Insurance
- Korean Proficiency Grants: untuk mereka yang mendapatkan TOPIK level 5 atau 6 akan mendapatkan 100.000 KRW setiap bulannya selama masa kuliah.
Dokumen-dokumen
di bawah ini adalah yang harus di submit ke Kedubes untuk pendaftaran beasiswa.
Ada perbedaan dari rules NIIED dan Kedubes mengenai dokumen ini. NIIED mewajibkan
1 original dokumen dan 3 fotocopy dari semua dokumen di bawah ini. Sementara
itu, Kedubes hanya meminta 1 original saja. Untuk masalah ini, aku kembalikan
ke kalian silahkan mau ikut rules siapa. Kalau aku kemarin ikut rules NIIED
jadi aku submit 1 original document dan 3 fotocopy.
Ini
dia list dokumen yang harus di submit ketika daftar:
- Application form yang sudah di isi**
- NIIED Pledge**
- Personal Statement**
- Study Plan**
- 2 Surat Rekomendasi**
- Self Medical Assesment**
- Ijazah
- Transkrip Nilai/Rapor
- Bukti Kewarganeraan Pendaftar dan Orang tua (KK/Akta/Passport)
- Awards (optional)
- Language Proficiency (Optional): TOEFL/IELTS Academic/TOPIK (TOEFL ITP tidak diterima)
**
(Ada formatnya di guideline jadi kalian tinggal isi aja)
Saat
pendaftaran ini, kalian ga perlu submit hasil Medical Check Up dari rumah
sakit, ini mah nanti kalo kalian udah lulus 2nd Round. Nah, yang
kalian submit adalah Self Medical Assesment, yaitu sebuah form gitu untuk
menilai kondisi kesehatan kalian. Dan ini diisi oleh kalian sendiri soalnya
cuman ceklis-ceklis doang.
Simple
kan dokumen-dokumen persyaratannya HEHEHEHE :D…
Dokumennya
jangan dibiarkan telanjang ya guys wkwkkw harus dibajuin, pake amplop coklat.
Setelah urusan per-dokumen-an ini beres, kalian tinggal kirim deh ke Kedubes
Korea. Ngirimnya pake apa? Bebas mau pake POS, JNE, JNT, Sicepat, dsb. Cuman
aku merekomendasikan pake POS Indonesia aja.
Tahap Seleksi:
Tahap
seleksi untuk beasiswa GKS ini ada 3 round. Dan, untuk setiap round, rentan
waktunya adalah satu bulan. Ini dia timeline dari mulai penmbukaan pendaftaran
sampai keberangkatan ke Korea. Untuk lebih detailnya silahkan liat di
guideline.
- Pembukaan Pendaftaran: bulan September
- 1st Round (Seleksi dokumen oleh Kedubes dan interview): bulan Oktober
- 2nd Round (Seleksi oleh NIIED): bulan November
- 3rd Round (Seleksi Universitas): bulan Desember
- Pengumuman Final Result di website studyinkorea: bulan Januari
- Keberangkatan ke Korea: bulan Februari
Selanjutnya,
aku akan bahas beberapa kebingungan yang pernah aku alami dan mungkin pernah
atau lagi kalian alami waktu mau apply beasiswa ini.
#1 Masalah Translate Dokumen
Kalau
kalian udah punya guideline beasiswa ini, kalian mungkin ga akan terlalu kebingungan
lagi karena semuanya ketentuannya udah cukup jelas tertulis di sana. Dan kalian
tinggal baca-baca dan ngisi-ngisi aja. Kecuali untuk dokumen yang harus
ditranslate dan dicap notaris. Nah ini yang bikin aku cukup bingung pada saat
itu. Berikut ini adalah list dokumen yang harus ditranslate dan di cap basah
notaris.
- Ijazah
- Transkrip Nilai/Rapot
- KK, Akta
Aku
sudah pernah konfirmasi masalah translate ini ke Kedubes Korea, dan mereka
bilang kalau untuk translate kalian bebas mau translate di manapun hanya saja, WAJIB banget hasil translate itu dilegalisir oleh notaris. Jadi, mau kalian
translate di sworn translator, institusi yang menyediakan jasa terjemah, bahkan
kalo kalian bisa nerjemahin sendiri pun boleh-boleh aja. Cuman, ya itu tadi
jangan lupa cap basah notarisnya. Dan satu lagi, kalo kalian submit 3 fotocopy,
fotocopy-an tersebut harus ada cap basah notarisnya juga ya.
Ada
yang nanya gini, “Aku translate sendiri
ijazah dan raporku, dan sudah di cap basah sekolah, apa aku harus ke notaris
juga?”
jawabanya
adalah IYA, kamu harus legalisir berkas
itu ke notaris juga. Karena sudah jelas di guidelinenya tertulis “Notarized Translation” walaupun pun
itu sudah dicap basah sekolah, itu belum bisa disebut sebagai ‘Doucuments with Notarized translation’ kalau
ga ada ttd dan cap dari seorang notaris.
Apakah SKHUN perlu
disubmit juga?, optional
sih mau kalian submit atau engga karena di guideline juga ga diminta. Dan aku
juga waktu itu ga submit hasil UN ini.
Terus
ada juga yang nanya apakah sertifikat penghargaan itu harus ditranslate dan
dicap basah notaris juga? Dan lagi, aku pernah konfirmasi masalah ini ke
Kedubes Korea dan mereka bilang ‘TIDAK
PERLU’. Jadi, kalau ada awards, kalian ga perlu submit sertifikat asli yang
kalian punya. Jadi, literally fotocopy-an aja. Fotocopy tanpa ditranslate atau
dicap notaris.
#3 Sertifikat Kemampuan Berbahasa
Asing
Apakah
sertifikat kaya TOEFL,IELTS, TOPIK itu wajib buat daftar beasiswa ini?
Jawabannya
ENGGA. Di guideline tertulis
‘Optional’ tapi bagi yang mempunyai sertifikat tersebut akan diberi preference.
Jadi, menurutku kalau kalian masih punya waktu banyak untuk nyiapin beasiswa
ini, kalian lebih baik submit sertifikat bahasa juga karena itu merupakan suatu
nilai plus buat kalian.
“Kalau waktunya
udah mepet gimana dong?” jangan
berkecil hati. Karena sertifikat
bahasa ini bukan faktor signifikan penentu lulus atau tidaknya kalian. Kalian
bisa menonjolkan nilai plus kalian yang lain di Personal Statement atau di
Study Plan kalian. Jadi, selama kalian bisa berkomunikasi dengan baik
menggunakan bahasa Inggris, percaya dirilah. ^o^
#4 Surat Rekomendasi
Yang
diminta di sini adalah 2 surat rekomendasi dari 2 orang yang berbeda. Nah, ada
perbedaan lagi antara NIIED dan Kedubes perilah Surat Rekomendasi ini. Di
Guideline NIIED mereka minta 2 surat rekomendasi asli, beserta 3x fotocopy.
Sementara Kedubes Korea minta 8 surat rekomendasi asli. Lah kok 8 surat?!!! Apa yang
ngasih rekomendasinya 8?!! NGGA
GITU gaesss. Jadi, maksud Kedubes ini adalah 3x fotocopy yang diminta NIIED itu
dibikin kaya surat asli juga (ga di fotocopy). Jadi, singkatnya kalian print
sebanyak 4 kali kedua surat rekomendasi yang kalian dapet itu.
Untuk
suratnya sendiri dimasukkan ke dalam amplop. Jadi, satu surat satu amplop yaa,
jangan keroyokan 8 surat masuk satu amplop wkwkwkwk.. Nah, nanti di tempat buat
rapetin suratnya, dikasih tanda tangan pemberi rekomendasi (ttd-nya nge-cross
back flap dan badan surat macem segel gitu loh). Bisa juga sekalian di kasih
cap, tapi kalo ga ada juga gapapa cukup di tanda-tangan aja.
Okay.. jadi mungkin tulisanku kali ini segitu dulu aja yaa.. nanti mungkin akan aku update lagi terutama tentang Frequently Asked Question. Semoga tulisan ini bisa memberi sedikit pencerahan bagi kalian yang lagi persiapan untuk apply beasiswa GKS ini.
Memang
sih beasiswa ini cukup banyak peminatnya, oleh karena itu seleksi dokumen ini
pasti ketat banget. Maka make sure untuk nyusun semuanya dengan baik dan sesuai
ketentuan ya. Jangan takut duluan karena ngebayangin gimana ceritanya dari
ratusan dokumen diambil cuman berapa biji. Siapa tau orang-orang yang mereka
cari adalah orang-orang seperti kamu. Jadi, Good luck untuk siapapun yang
setelah baca ini mau daftar beasiswa GKS.
Untuk
yang masih bertanya-tanya setelah baca ini dan baca guideline, don’t hesitate
to contact me through e-mail or DM which you can find on my profile.

Thank you kak info nya, semangat terus , aku tunggu update selanjutnya , dan kalau udah di korea vlog dong kak ❤️��
ReplyDeletevlog masih harus aku pikirin bangeet hahah.. tapi aku rencana bikin podcast kwkwkw gimana pendapat kamu? hohoho
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteAda lagi kak hehe, kan kita dapat uang asuransi per bulannya kak, nah uang asuransi itu dengan uang asuransi yang dibutuhkan di university nya sama atau beda kak? Soalnya ak liat SKKU dia ada fee buat asuransi nya sekitar $15 per bulannya.
ReplyDeleteTerimakasih~
bedaa... ada natinal insurance ada insurance yang dari univ juga. kalo national insurance itu kita wajib bayar, tapi kalo university insurance kayanya tergantung universitasnya. soalnya, aku di KU ga diwajibin bayar, tapi kalo mau bayar juga bisa
DeleteKak ini bener bener full smua dri uang pangkal dan per semester sampai lulus di biayain ? Lalu kalau ada uang buku, id mahasiswa dll itu bayar sendiri ya kak? Hehe makasih kak
ReplyDeleteini semua beasiswa ngecover biaya hidup dan biaya kuliah.. kalo buku itu trgantung. ada univ yg ngasih subsidi ada yang engga. tapi, kebanyakan kalo buku kita beli sendiri dari uang beasiswa yang didapet
DeleteHallo ka, aku mau tanya boleh?
ReplyDeleteUntuk surat rekomendasi dari 2 orang berbeda itu yang disarankan siapa ya? Guru kah?
siapa aja boleh mau kepsek, guru atau ketua club yg pernah kamu ikutin
DeleteKak kalau award nya adanya piala dan bukan sertifikat, apa boleh dilampirin? Kalau iya gimana lampirinnya? Apa pakai foto?
ReplyDeleteMakasih kakπ
ceritain aja di personal statement
DeleteKak, kan itu 1 original dokumen sm 3 fotocopy, mksdnya original tuh gmna ya? Asli yg di terjemahin, apa ijazah asli nya?
ReplyDeleteyang original tuh yang ada cap basah penerjemahnya
Deletemaaf kak masih kurang ngerti maksudnya?
DeleteKak aku mau tanya kan aku dapat amplop dari sekolah itu cap ada di samping amplop kak kan biasaa nya cap nya di tengah kan kak... apakah bisaaa aja asalkan ada capnya atau bagaimana ... aduh bingungg
ReplyDeleteas long as capnya ngecross bagian belakang yang buat ngerapetin itu, it's fineeee
DeleteKak aku mau tanya , untuk surat rekomendasinya itu di taruh dalam amplop sendiri atau di gabungin ya? Dn jg kalau makai amplop itu pakai amplop apa kaka?
ReplyDeletemenurut aku sih, taro di amplop sendiri.... amplopnya bebas sih.. kalau aku dulu pake amplop putih yg biasa buat amplop surat dari sekolah
DeleteHalo kak mau tanya, kalah sertif kan ga perlu translate atau notaris jadi itu termasuk dokumen ORI atau bukan kak? Dan di application form berarti di ceklis NO di bagian officially notarized ya kak?
ReplyDeleteHalo kak, untuk dokumen yang wajib ditranslate cuma 4 aja kak? Kalo surat rekomendasi harus ditranslate juga atau ngga? Makasih ka
ReplyDeleteSetahuku surat rekomendasi ditulis dalam bahasa Inggris langsung
DeleteKak, kita berarti cap notaris sebanyak 16 dokumen ya totalnya?
ReplyDeleteIjazah, Transkrip nilai, KK, Akta yang sudah diterjemahkan(4 dokumen) dinotariskan. Kemudian kita fotokopi 3 kali(12 dokumen), hasil fotokopinya dinotariskan
Kak, surat rekomendasi kan dari dua guru jadi harus dimasukkan di 2 amplop berbeda.
ReplyDeleteSetelah itu dua amplop yang berisi LOR itu dimasukkan ke amplop yang lebih besar lagi. Atau gak usah?
Hai kak, mau nanya.. Kalau transkrip nilai udah dibuat langsung dlm bahasa Inggris dan di cap basah sekolah, berarti harus di notariskan ya fotocopy'an nya? Dan juga aku ada baca ijazah asli (dlm bahasa Indo) di fotocopy dan di submit ke dokumen application juga? Tolong buatkan cara isi application form dong kak, aku bingung yg di ceklis yang mananya�� ohya btw terimakasih udah buat info yg sangat bermanfaat ini, terimakasih bangett..
ReplyDeletehalo kak aku mau nanya, kalo yg embassy track kan hrs submit 1 dokumen ori dan 3 copy kan, nah itu yang ori itu dokumen yang ada cap basah tranlator dan notaris ya? apa gimana kak masih bingung.
ReplyDeleteKak mau nanya kan disitu ada 11 aplikasi dokumen yaa di list kakak tadi, kan klo niied 1 ori 3 copy, nah itu maksdnya 11 ori terus di fotocopy 3 semua, atau cm transkip nilai, ijazah, akta doang yg di copy 3x ?
ReplyDeleteMaaf kak bertanya, untuk cara convert percentile score itu ngitungnya seperti biasa ya kak? dari grades yg kita dapatkan dijumlahkan semua kemudian dibagi?
ReplyDeleteHai Kak, salam kenal, mau nanya kak. Kan kalau ambil dua jalur lewat univ + kedubes bakal didiskualifikasi ya, nah pertanyaannya kalau semisal nih aku mau ambil jalur univ di KGSP tapi di waktu yang bersamaan daftar mandiri beasiswa full funded sama univ yang nyediakan apa nggak masalah kak?
ReplyDeletekak maaf bgt aku mau nanya dulu pas sma nilai rata² rapot kk berapa ya?
ReplyDeleteDisitu siswa nya gmna ya kak? Humble kah?atau sendiri² gt?
ReplyDeletehalo kak aku mau nanya terkait transkip nilai pada persyaratan GKS. kalau di raport nilai kita pake yg mis: 80, 82 gitu gak perlu di buat transkipsi nilai lagi? tinggal terjemahin raport atau gimana? dan kalau langsung raport yg di terjemahin itu mulai halaman mana aja soalnya di raport itu ada dua nilai pengetahuan dan keterampilan. ijazah juga nilainya pake rentan skala 100 apa harus di ubah atau gimana?
ReplyDeleteKak untuk S1 yg daftar bulan September aplication form yg 2023 iya dan pengumuman atau update dari studykorean yg informasi universitas itu jurusannya untuk jalur university kak atau bisa juga untuk jalur embassy kak
ReplyDeleteIzin bertanya kak, kakak dulu SMA nya IPA ya kak? Jadi kakak Lintas jurusan ya kak di beasiswa ini ambil jurusan dari rumpun soshum/ips ya kak?
ReplyDeleteHallo kak, mau tanya surat rekomendasi itu surat rekomendasi sekolah kn ?
ReplyDelete